Wawali Kupang Dukung Pengembangan Esports Siapkan Atlet Muda Menuju PON 2028

Pendidikan 07 Jul 2026 07:51 3 min read 73 views By Chris Dethan

Share berita ini

Wawali Kupang Dukung Pengembangan Esports Siapkan Atlet Muda Menuju PON 2028
PEREMPUANCENDANA || KUPANG-Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga elektronik (esports) sebagai wad...

PEREMPUANCENDANA || KUPANG-Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga elektronik (esports) sebagai wadah pembinaan generasi muda. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., saat membuka PMRN Esport Season II Tahun 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Minggu (5/7/2026).

 

Turnamen yang digelar Persatuan Mahasiswa Rote Ndao (PMRN) itu diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas gim hingga masyarakat umum. Sejumlah cabang permainan yang dipertandingkan antara lain Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, eFootball Mobile, dan Rally Fury.

 

Dalam sambutannya, Serena mengapresiasi PMRN yang dinilai berhasil menghadirkan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus mempererat persaudaraan melalui esports.

 

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia apabila didukung dengan perencanaan yang baik dan semangat kolaborasi

.

Ia mengungkapkan, saat menerima audiensi pengurus PMRN beberapa waktu lalu, dirinya terkesan dengan kesiapan panitia yang telah memiliki konsep kegiatan yang matang serta berhasil menggandeng berbagai sponsor dan media partner.

 

"Ini contoh anak-anak muda yang kreatif dan memiliki visi besar. PMRN berhasil membangun kepercayaan berbagai pihak sehingga kegiatan ini mendapat dukungan sponsor dan media partner," ujarnya.

 

Wakil Wali Kota menilai perkembangan teknologi telah menjadikan esports sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki peluang besar, tidak hanya dalam mencetak prestasi, tetapi juga membuka kesempatan di sektor ekonomi kreatif.

 

Karena itu, Pemerintah Kota Kupang akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet esports, termasuk menyiapkan talenta-talenta muda menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

 

Serena juga mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai ajang membangun karakter, sportivitas, serta memperluas pergaulan yang sehat. Ia mengingatkan generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.

 

"Jadikan esports sebagai ruang untuk bertumbuh, berprestasi, dan membawa pengaruh baik bagi sesama. Anak-anak muda Kota Kupang harus menjadi generasi yang kreatif, produktif, dan mampu mengharumkan nama daerah," pesannya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia PMRN Esport Season II 2026, Astro Pelle, mengatakan turnamen diselenggarakan sebagai wadah pengembangan bakat, peningkatan sportivitas, serta mempererat persaudaraan di kalangan generasi muda.

 

Turnamen berlangsung pada 5–12 Juli 2026 dengan total 317 peserta yang memperebutkan hadiah sebesar Rp10 juta, piala, medali, dan penghargaan Most Valuable Player (MVP).

 

Astro berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan atlet-atlet esports yang berprestasi dan dapat mengharumkan nama Kota Kupang maupun Provinsi Nusa Tenggara Timur di tingkat regional hingga nasional.

 

Dengan semakin berkembangnya esports di Kota Kupang, diharapkan semakin banyak generasi muda yang memanfaatkan dunia gim sebagai sarana mengasah kemampuan, membangun prestasi, serta membuka peluang di industri kreatif secara positif dan bertanggung jawab.

 

Perempuan Cendana